Showing posts with label Blogger. Show all posts
Showing posts with label Blogger. Show all posts

November 7, 2010

Memaksimalkan Personal Branding Dengan Mendongkrak Keunikan

Sepertinya kalimat ajaib personal branding makin hangat saja diobrolin di blogosphere. Sehingga saya yang tadinya cuek, jadi ikutan latah, merasa gatel tuk sekedar sharing opini.
Even individuals need to develop a brand for themselves. Whatever your area of expertise, you can take steps to make people think of YOU when they think of your field. (Accelepoint Webzine)
Brand, cap, sematan, atau apalah, pasti berbenturan antara dua hal, yaitu: apa yang kita tawarkan, versus apa penilaian orang lain atas penawaran kita tadi. Dua kutub itu bisa jadi saling bertolak punggung, bisa pula saling merekat kuat, tergantung bagaimana persepsi kita dalam memaknai personal branding tersebut, sekaligus menerapkannya pada dunia blogging.

Let's see these...


Jika kita butuh seorang web designer, kira-kira dari frontpage di atas, mana yang jadi pilihan pertama?

Itu baru dari template. Sekarang mari lihat yang ini...


Kalau ingin menghadirkan badut di sebuah pesta anak-anak, mana sosok-sosok di atas yang cocok disertakan?

Terakhir, mari menyimak beberapa style menulis berikut:
  • Saya mencoba memberikan pandangan tentang Personal Branding...
  • Kucoba menguraikan makna Personal Branding yang konon...
  • Gue rasa, Personal Branding tu semacam kode etik marketing...
  • Ane pernah baca gan, Personal Branding penting banget untuk...
  • Personal Branding? What the hell is that? Saya hanya tau tentang...
Sebenarnya Apa Itu Personal Branding?
Jujur, saya malah cenderung mengartikannya dalam sisi psikologis, karena sangat-sangat bersifat personal.
Personal means "of or pertaining to a person, or belonging to a person in some way"

A brand is the identity of a specific product, service, or business. A brand can take many forms, including a name, sign, symbol, color combination or slogan.
Disatukan jadi:
Personal Branding is the process whereby people and their careers are marked as brands. (sumber)
Ok, jadi makna dari personal branding itu - kalau boleh saya artikan - adalah bagaimana kita mendandani diri sendiri sedemikian rupa sehingga kita menjadi sosok yang dikenali, sehingga saat orang lain melihat kita, mereka langsung mengetahui kapasitas kita yang sebenarnya.

Adapun sisi kapasitas mana yang perlu dieksploitasi, di aktivitas blogging, personal branding bisa dimaksimalkan dalam bentuk penampilan template, avatar narablog dan gaya menulis yang digunakan tuk mengomunikasikan ide dalam tulisan-tulisannya.

Nah, di sesaknya lautan blogsosphere ini, tentu ada something yang harus jadi patokan-patokan agar personal branding kita lebih menonjol dari yang lain. Dan something itu salah satunya adalah keunikan.

Apanya Yang Unik?
Bicara tentang unik, tentu kita membayangkan hal yang tak biasa, unordinary, ngga lazim dan...pokoknya berbeda. Makin unik yang dipresentasikan, makin kuat personal branding yang tersemat.

Sebagai contoh, saya demen tampilan unik blog ardianzzz:

sayang, sekarang tampilannya berubah lagi.. *hahaha*

Avatar yang unik, saya pilih tweet gajah pesing


Dan gaya tulisan, tentu tak ada yang tak kenal dengan Tika dengan ituh-nya


Yup, tentu saja bila dieksplorasi lebih lanjut, keunikan-keunikan itu bisa diaplikasikan dalam bentuk niche pembahasan. Makin fokus pembahasan, makin lengket ingatan kita tentang blog tersebut.

Contoh, blog yang membahas melulu motivasi:


Yang muter-muter di fashion:


Atau ngutak-ngatik komputer:


Conclusion
After all, you're not exactly a nation like all the other nations. You are unique, if only because you are such an ancient people, and because of the way you are spread all over the world and your obvious success in many fields. (Jean-Marie Le Pen)
Keunikan dan personal branding adalah sebuah tali simpul yang ditenun bersamaan. Keduanya memiliki keterkaitan erat dan menjadi penting tatkala kita ingin lebih dikenali di blogosphere yang makin chaotic ini.

Namun lebih penting lagi, be yourself :)

So, bagaimana tanggapan sobat tentang hubungan antara personal branding dan keunikan ini? Punya pendapat sendiri?

*masih ndengerin Norah Jones*

November 5, 2010

Distraksi Itu Adalah...

(klik gambar kalo kurang gede)

October 29, 2010

Pesta Oh Pesta

Pesta Blogger 2010 sebentar lagi akan meledak.

Ratusan posting, ribuan tweet dan coretan-coretan status facebook ditebar, menandai makin panasnya suhu dari perhelatan akbar yang sudah dimulai sejak tahun 2007 ini. Saya? Cuma bengong.

Ya, jangankan menghadiri pesta, kopdar face to face saja saya nihil. Belum sekalipun saya bertatap muka dengan sesama blogger, atau mungkin saya yang sudah cukup puas bergelimang teman di facebook dan cuit-cuit ria di twitter? Bisa jadi.

Jadi apa yang bisa saya lakukan, selain sekedar memajang banner di sidebar dan nglier menatapi twit-twit sahabat di timeline?


Yup, manyun!

So, selamat bagi yang besok ikut bersorak-sorai di PB2010, dan tunggu balas dendam saya taun depan! *hohoho*

Sobat ada yang ikut? Atau jangan-jangan cuma manyun juga kayak saya? :D

image credit: self collections

October 18, 2010

Apapun Alasannya, Berbeda Itu Lebih Asyik!

There never were in the world two opinions alike, no more than two hairs or two grains; the most universal quality is diversity (Michel de Montaigne)
Di blogosphere, tercatat kurang lebih satu blog lahir tiap detik. Bayangkan berapa jumlahnya sekarang jika pada tahun 2005 silam saja blog yang dibuat sudah ada 14,7 juta buah? Di Indonesia sendiri pun setali tiga uang, konon diprediksi di tahun 2010 ini angkanya akan menembus satu juta blog. Buset!


Dengan jumlah blog yang mencengangkan itu, berarti hampir setiap hari blogosphere Indonesia dibanjiri oleh tumpahan ratusan ribu posting dengan topik penulisan, gaya dan perspektif yang beragam, karena tiap narablog seolah tak mau ketinggalan hadir mengusung visi dan misi masing-masing tuk menebarkan gagasan, menularkan ilmu, atau pun sekedar cuap-cuap sharing pengalaman pribadi.

October 17, 2010

Masih Tentang Monetasi...


Badan masih berbau ngga jelas akibat didera kelangkaan air akhir-akhir ini. Pun cuaca Kupang tak jua bersahabat, hanya menyisakan hawa sisa-sisa evaporasi, menguap, namun tak kunjung menjadi awan yang cukup tuk menghadirkan hujan. Mungkin disini saya satu-satunya blogger yang jarang mandi ya? *haha*.

Whatever, sekarang saatnya ngeblog! :D

October 13, 2010

Blog: Sebuah Dialog Atau Monolog?

Asyiknya menikmati obrolan yang sahut-menyahut di blog Mas Is, syahdunya melumat bait-bait puisi ajib di blog Aulawi Ahmad, atau pun sekedar guling-guling ngakak saat melahap tulisan Itik Bali, adalah sebuah rutinitas yang mengasyikkan saat blogwalking. Fresh, genuine and inspirational!

Adakah persamaan topik tulisan dari ketiganya? No. Perbedaan? Itu pasti. Namun satu yang jelas, nuansa saat membaca blog-blog yang dicontohkan di atas tentu berbeda. Saya, dan mungkin juga dengan sobat memiliki pengalaman dan pandangan sendiri tentang hal ini, yaitu menyinggung soal perbedaan perspektif saat membaca blog. Oh ya?

October 6, 2010

Kalau Ngga Hepi Ngeblog, Ngapain Jadi Blogger?

Nikmatilah hidup Anda sendiri, tanpa membandingkannya dengan orang lain (Marquis de Condorcet)
Dulu, blogger newbie yang ingin belajar ngutak-ngatik template dan bahasa web butuh berbulan-bulan tuk riset, tanya sana-sini maupun trial and error, dikarenakan minimnya sumber referensi meski itu sudah didukung oleh mesin pencari secanggih google. Sekarang, tips dan trik sejenis itu tumpah ruah, banjir dan bertebaran. Efeknya, hasil penelusuran google untuk kata kunci yang sama, jauh lebih mencengangkan dan lebih relevan dibanding beberapa tahun silam. Wut wut wuut!

July 25, 2010

Surprise Dari Goodreads!

Kabar itu datang berupa e-mail tertanggal 9 Juli kemarin saat saya meng-klik salah satu thread di inbox yang memunculkan judul Congrats - you are a First Reads winner! dari goodreads, salah satu situs tempat berkumpulnya penulis dan pembaca dalam satu wadah. Sekilas tampak sebagai spam dan memang saya hampir saja memencet tombol report spam, sebelum akhirnya tertegun setelah membaca keseluruhan isi email...

April 24, 2010

Novel Gratis Dari Sang Cerpenis? Sadis Abis!

Hari ini, saat saya mendarat di blognya Pak Amriawan, ada postingan yang asyik tuk disimak, judulnya Hibah Novel Menyambut Postingan ke 1000. Mungkin saya seperti sobat lainnya, akan langsung tertarik dan menganggap dengan fikiran: wah, ini ajang bagi-bagi novel gratisan nih :D Betul, saya juga tadinya begitu, tapi ngga lama. Pas baca alinea pertama, semua berangsur-angsur pudar… Lha koq membahas blog lain?

Yup. Ternyata Pak Amri tengah me-review salah satu blog, dan itu dijadikan ajang sebuah kontes, yang hadiahnya apa lagi kalau bukan bagi-bagi novel. Waw. Review blog dapet novel gratis? Hidung saya langsung kembang kempis, mencium adanya jutaan ide yang datang berseliweran. Dan saat itu saya langsung berikrar: ok, saya ikutan! :D

Bentar, review blog siapa? Blognya Mbak Fanny, sodara-sodara. Jujur, berhubung saya baru eksis ngeblog kembali di awal tahun ini, jadi mungkin analisis saya nanti ngga setajam sobat yang sudah mengenalnya sejak lama. Tapi ngga apa-apa deh. Saya yakin, persahabatan itu ngga melulu diukur oleh kuantitas, tapi juga kualitas kan? :) Lagian, kayaknya mbak Fanny satu selera dengan saya yang demen baca buku plus doyan strawberry *hehe*.

March 23, 2010

Lessons From Balinese Fun Factories: Keboo and Itik

Humor adalah humor. Apakah itu bersifat slapstick, deadpan ataupun tongue in cheek..- waduh, sory ajaib-ajaib istilahnya - tetap disebut humor, sesuatu yang bisa memancing hormon endorphine keluar dari sarangnya. Hormon ini lah yang bertanggungjawab kenapa kita bisa ketawa terkencing-kencing, ngakak garing, ataupun cuma senyum-senyum seperti orang salting.

Dan menulis humor bukanlah perkara mudah. Saya sendiri bisa dibilang not a right profile untuk melakukan hal tersebut. Sumpah, sepertinya lebih mudah membuat orang marah, terhasut, terharu dan termehek-mehek ketimbang mencipta suasana yang klop untuk bisa bebas tertawa. Lebih gampang tentunya menggiring pembaca ke dalam situasi melankolis dan mengerutkan dahi daripada njelimet memikirkan: gimana ya caranya biar yang mbaca ini ngakak dan terus-terusan diingat hingga tujuh turunan? Right?

March 22, 2010

Plagiatisme Nanggung, Bagai Blogger Dalam Karung

Blog temen saya, Gus Ikhwan, dibajak!

Kabar tak sedap ini kontan membuat saya bertanya-tanya, kenapa dan untuk apa blog itu dijiplak? Memang sudah lama santer terdengar perihal copyright seputar blog dan seni mengutip konten blog, namun plagiatisme brutal nyatanya masih ada dan bukan mustahil malah kini bagai cawan di musim hujan.

Ok, mari kita melihat masalah ini dari sudut pandang blogger newbie seperti saya...

Kegiatan menulis adalah paten, kudu dan wajib dalam blogging, dan inti dari aktivitas ini adalah ketersediaan ide. Sebenarnya bukan semata menulis yang butuh ide. Makan, minum, belanja dan bahkan sekedar cari tempat tongkrongan juga butuh ide. Bedanya hanya terletak pada habit, kebiasaan, dan peran dunia luar yang secara langsung maupun tidak, mempengaruhi jalannya proses tersebut. Ngga jauh-jauh lah, saat pertama kita onlen, situs apa sih yang pertama kita buka? Itulah habit.

March 18, 2010

Ngeblog Lintas IQ

Menulis adalah hak setiap orang, dan semua orang yang melek huruf pasti bisa menulis. Dari huruf menjadi kata, kata menjelma kalimat, kalimat berderet menjadi sebuah paragraf, dan kumpulan paragraf berasimilasi mewujudkan sebuah tulisan utuh. Dan dari tulisan-tulisan itu lahirlah yang namanya point of interest, entah itu berupa tips, tutorial, kisah inspiratif, puisi maupun hanya sekedar sebuah media peluapan jiwa yang sedang gelisah.

March 15, 2010

Blogger Humanis, Where Are You?

Kenyataan bahwa kita – seorang blogger – yang harus mampu beradaptasi dengan lingkungan maya, bisa menjadi satu dilema, bila dihadapkan pada situasi dimana google first than reader. Bermain dengan keyword? Ok. Optimasi SEO? Boleh. Tapi jika berbicara tentang emosi kemanusiaan, faktanya kedua hal tersebut sering mengalami yang namanya crash kepentingan.

March 8, 2010

Lets Make a Better Bloggerhood

Hampir sebulan lebih saya menikmati lagi proses blogging, menemukan blog-blog hebat dan inspiratif, juga mengasah lagi kelincahan menulis (padahal dari dulu ya ga lincah-lincah amat!). Dan di periode itu saya atau mungkin tepatnya kita, saling bertukar sapa dan komentar di blog masing-masing, seakan rutinitas demikian adalah pakem yang sudah disepakati bersama. Dari sini, simbiosis mutualisma perlahan terbentuk dan menyajikan dinamika pertukaran informasi kepribadian - meski lewat tulisan - dan serta merta indahnya kebersamaan ini berbuah imaji akan adanya sebuah komunitas maya.

March 5, 2010

Goodbye Facebook, Welcome Blogger!

Dunia blogger adalah dunia terumit yang pernah saya tahu. Dengan hanya disajikan sebuah template dan kata-kata di atas tab browser, plus gambar dan foto, atau mungkin video, kita – sesama blogger - bisa saling berkomunikasi dan tukar fikiran layaknya saling bertatap muka. Tak seperti situs jejaring sosial yang kini marak, blog menonjolkan lebih dari hanya sekedar obral kata dan status. Disini kita memberdayakan diri kita secara online, atau dengan kata lain, secara tidak langsung blog adalah perpanjangan dari kepribadian kita.

Pun dengan dunia facebook yang nyata-nyata jadi new wave trend masa kini. Dengan slogannya yang berbunyi helps you connect and share with the people in your life, situs jejaring sosial terbesar di dunia ini sontak jadi identitas wajib yang harus dimiliki. Dan memang, kekuatannya saya akui melebihi apa yang saya kira. Sahabat yang lama hilang dipertemukan, teman sepermainan kala SD bermunculan, dan yang ajaib, mencari teman baru semudah menggerakan jari-jari ini mengklik mouse!

Saya menggunakan dua media ini untuk bersosialisasi secara online. Namun bila harus memilih mana yang paling memberi nilai lebih, saya pilih blogger.

Sobat?

*ditulis saat kesel karena begitu banyak fitnah di facebook..duh*

kredit gambar: techcrunchie

March 2, 2010

Budaya Kritik Blogger Indonesia Yang (Hampir) Punah

Ada satu pertanyaan yang masih menggelayut di benak saya, setelah begitu banyak menghabiskan waktu untuk blogwalking dan saling sapa dengan blog sahabat. Pertanyaan itu adalah: mengapa begitu sedikit blogger Indonesia yang menyuarakan kritik pada komentar-komentarnya? Apa benar karena kita terlalu memikirkan kesan baik bagi pemilik blog daripada menuliskan sesuatu yang sebenarnya ’ada’ tuk diungkapkan? Atau khawatir berlawanan arus dengan komentar-komentar lainnya yang bernada ’artikel yang mantap!’, ’sip bro, lanjutkan!’, ’sangat menginspirasi saya, thanks sobat’? Jujur saja, saya juga ngga ketinggalan tuk memberi komentar-komentar demikian. Lha, apa lagi yang mau ditulis? Ya nggak?

Namun menurut saya, ada baiknya juga jika kritik diberikan tempat yang sepadan dan bahkan dijadikan prioritas dalam berkomentar. Bukan saya ingin melontarkan sebuah kontroversi, saya hanya memberi opini yang syukur-syukur bisa jadi pertimbangan bagi sobat semua.

Saya berargumen, bahwa seyogyanya kita lebih kritis dalam berkomentar karena :

Melatih kejujuran pada diri sendiri

Jika kita merasa tidak sejalan dengan isi artikel ya katakan saja alasannya. Atau jika ada yang belum atau ingin diketahui lebih lanjut, mengapa tidak dituliskan saja. Kemungkinan, dugaan saya, budaya Timur yang ewuh pakewuh masih terbawa hingga jauh ke kotak komentar :) Padahal saya yakin, sobat semua menginginkan komentar yang konstruktif kan? Bukan sekedar kata-kata yang saya tulis di paragraf awal tadi?


Kritik sangat membantu pemilik blog
Setiap saya posting tulisan di blog ini, saya setidaknya mengharapkan komentar yang jujur dari pembacanya. Karena bagaimanapun saya ngga tau pasti seberapa pengaruhnya tulisan itu, dan hanya dari feedback pembacalah saya bisa mengambil kesimpulan yang lebih akurat. Dari pengalaman pribadi, saya lebih memikirkan komentar yang bernada mengkritik daripada yang lainnya. Sebab saya akan berfikir bahwa komentator ini pastinya memperhatikan secara detail isi dari tulisan saya, ataupun tampilan blog saya secara keseluruhan.

Dengan kritik, dialog akan terus berkembang
Jika muncul kritik, tentu ada pembelaan, persetujuan ataupun pembelajaran bagi pemilik blog untuk belajar lebih jauh. Bukan mustahil pemilik blog akan mencoba mengontak via email ataupun media sosial untuk mencoba lebih mengenal si komentator dan mengajaknya berdiskusi lebih lanjut. Saya kira ini yang disebut the true spirit dari aktivitas blogging, dimana kita bisa berkomunikasi tanpa pernah bertatap muka namun memiliki ketertarikan yang sama, yaitu blogging. Benar?

Dapat menjaga kualitas blog masing-masing
Pernahkah sobat berfikir bahwa penulis blog-blog senior itu pasti benar dan tak pernah salah? Saya - sudah pasti - begitu :) Karena mungkin faktor kekaguman, ketauladanan atau (yang lebih parah) kefanatikan yang terpatri kuat di benak kita saat mengunjungi blog-blog tersebut. Sehingga menganggap setiap postingan dari mereka layaknya mutiara-mutiara kebijaksanaan dan kita serasa diberkahi dengan membacanya. Well, kalau sudah begitu, saya katakan disini bahwa itu bukan salah mereka. Itu salah kita. Karena mengucilkan kritik, yang mungkin segan diucapkan karena khawatir dikira cemburu, iri dan kesal oleh kepopuleran mereka. Padahal jika kita bisa jujur dan berfikir lebih lanjut, pasti ada sesuatu yang ingin diungkapkan selain - lagi-lagi - yang saya tuliskan di paragraf awal tadi. Dan itu akan dapat menjaga kualitas blog teladan kita tadi, juga sekaligus blog kita sendiri, yang mengalami pembelajaran dari situ.


Blog akan mengalami improvisasi
Saya yakin sobat semua pastinya memiliki visi dan misi sendiri dalam blogging. Begitu pula dengan saya. Kita semua menginginkan yang terbaik agar aktivitas ngeblog ini lebih asyik, mendidik dan bergidik-gidik (apaan tuh? maksa banget :D). Dan satu kata yang sejatinya jadi acuan, yaitu improvisasi. Ya, tanpa improvisasi mungkin perkembangan suatu blog akan berjalan stagnan, dan mandeg.

Saya sering juga berkeliling mengunjungi blog-blog antah berantah sono. Dan saya kagum dengan gaya-gaya komentar mereka yang sangat berisi, dan mustahil bagi kita untuk tidak tertarik. Ada saja kritik, usulan atau bahkan ejekan (yang bersifat candaan tentunya) disamping komentar yang lain. Nah, ini yang menjadi pertanyaan di awal tulisan ini,
mengapa begitu sedikit blogger Indonesia yang menyuarakan kritik pada komentar-komentarnya?

Sebab itu, saya ingin mendengar langsung dari sobat semua, apa saja yang mestinya jadi perbaikan pada blog ini, sehingga bisa dijadikan bahan untuk saya berimprovisasi.

Jadi gini, selain berkomentar (lebih disukai kritik ya), sobat juga bila berkenan memberi skor pada poin-poin berikut:
waktu loading (lambat - cepat)
konten (basi - bermutu)
navigasi blog (susah - gampang)
mengontak saya (susah - gampang)

Poin-poin itu diskor menurut besaran dari 1 sampai 10, contohnya waktu loading. 1 berarti lemot banget dan 10 berarti buset cepetnya :D Sobat juga bisa mengisi angka di antara itu.

Dan formatnya begini, sebagai contoh :

.....(ini komentar sobat tentang artikel ini).....

3
4
3
5

Nah itu saja, semoga ini bisa menjadi feedback yang bagus untuk saya, juga blog sobat tentunya.
Wish you all the best!

February 24, 2010

Aturan Link Exchange Antar Blogger Yang Tak Terungkap

Layaknya seorang asing yang baru menempati dunia baru, sebuah blog yang ingin diketahui keberadaanya tentu dengan sendirinya ingin berbaur dan mengenal blog-blog lain yang lebih dulu eksis. Blogwalking, saling sapa di chatbox dan saling mengomentari konten blog menjadi irama yang asyik untuk dinikmati. Nothing to lose. Tambah teman, tambah pengetahuan, tambah wawasan dan (syukur-syukur) tambah rejeki :)

Dan untuk lebih mempererat persahabatan, para blogger biasanya menyediakan ruang di blognya yang umum disebut blogroll, atau daftar blog yang dijadikan partner bertukar link (link exchange). Disinilah seni ngeblog kita berbicara. Karena menurut saya, bertukar link ternyata bukan perkara yang mudah.

February 23, 2010

Wanted: Konten Bermutu!

Untuk blog yang baru seumur jagung seperti indonesianer ini, konten bermutu adalah harga yang tak bisa ditawar. Selain untuk mempertahankan kualitas blog, saya berfikir ini adalah masa-masa kritis yang harus dilalui sebuah blog dalam perjuangannya mengarungi dunia online.

Konten bermutu, setidaknya membutuhkan waktu yang tidak sedikit untuk melakukan hal-hal berikut:

Mengendapkan Ide
Saya biasa membuat sket tulisan, meski hanya berupa sepenggal dua penggal kalimat, dan di-save dalam format word. Kumpulan sket itu tersimpan dalam satu folder yang saya namakan ideas. Beberapa terkesan konyol, bahkan membuat saya tertawa sendiri, dan tak jarang beberapa ide saya fikir terlalu riskan untuk dipublikasikan (biasanya bersifat kontroversi). Saya tahu, belum tentu semua ide itu akan terangkat, namun dengan cara inilah saya merasa bisa terus konsisten ngeblog.


Seleksi Referensi
Feeds dan newsletter email jadi andalan utama, tapi tetap butuh waktu untuk browsing ke situsnya bila ingin mendalami sebuah topik. Selain cara itu, saya balik lagi ngoprek-ngoprek rak buku, mencari kesamaan pandangan dengan isi buku yang biasanya kotor ditempeli kertas-kertas kecil penanda halaman. Quote atau pun kalimat pembangkit inspirasi boleh lah dicomot untuk memperkuat gagasan.

Tulis!
Sepenggal kalimat ide digubah. Kadangkala malah meleset jadi ide asal dan muncul judul yang sama sekali berbeda. Proses menulis inilah yang menurut saya paling menguras fikiran – dimana basic keilmuan saya sangat berbeda dari ilmu bahasa dan tulis menulis – dan tak jarang satu tulisan memakan waktu berhari-hari. Namun bila sedang mood, ada yang selesai hanya dalam hitungan menit saja. Saya salut untuk sobat blogger yang sudah tidak lagi menganggap fase ini fase yang sulit :)

Timing Publikasi
Sebuah tulisan tak akan dikenal khalayak bila tak terpublikasi. Dan sebuah konten yang bermutu tak akan dikenal khalayak jika tak ada traffic. Jujur, pada awalnya saya ga terlalu peduli dengan SEO, namun setelah difikir, orang yang mencari artikel tidak melulu blogger kan? Untuk itu agar konten tak lekang dan menjadi angin lalu, saya membiasakan menggunakan jasa ping (seperti di pingoat dan totalping) untuk optimasi dan menambahkan keyword terkait pada meta tag (lho, memang blogger mana yang ngga?).

Promosi, Terselubung dan Terang-terangan
Artikel bermutu atau yang sering disebut artikel pilar ini akan terus terendus keberadaannya jika rajin diintip atau dijadikan link referensi. Dengan mengaitkannya, secara tak langsung bisa menjadikan promosi terselubung untuk artikel tersebut. Ada pula sebagian blogger yang terang-terangan mempromosikan lewat forum dan signature (bila admin mengizinkan), ataupun kotak komentar jika pemilik blog tidak keberatan (
ini tidak disarankan karena cenderung berbau spam).

Enjoy It
Menikmati proses, itu yang penting :) Karena saya juga masih menduga-duga, apa sih yang dinamakan bermutu itu.. Just enjoy it.

Sobat punya pengalaman sendiri?

Untuk postingan kali ini saya memperbolehkan sobat untuk menaruh link konten dari blog sobat yang sobat anggap paling bermutu di kotak komentar. Bisa berupa artikel pengetahuan, opini, puisi, tutorial, ataupun tips, sehingga kita semua bisa belajar, sekalian promosi tentunya. Nah, tunggu apa lagi? :)



February 18, 2010

Become an Idol Blogger? Mau?

Idol Blogger atau blogger idola, mungkin terbayang dalam benak kita traffic yang bejibun, pengunjung yang loyal dan komentar yang ngantri berderet-deret. Sepanjang yang saya tahu, yang memenuhi kriteria tersebut - yang saya kenal - hanyalah the three musketeer. Mereka adalah Cosa, Oom Agus dan Kang Rohman. Sobat blogger juga tentunya punya idola sendiri-sendiri yang memberi inspirasi dalam aktivitas blogging sobat semua, bukan?

Sebenarnya apa sih rahasia mereka hingga bisa menjelma menjadi seorang idol blogger? Saya mencoba menguraikan opini saya tentang hal ini. Ya mudah-mudahan saya bukan hanya sekedar mereka-reka :)


Beberapa ciri yang salah satunya mungkin menjadi ciri calon idol blogger adalah :
Mendaftar Google Alert or News
Caranya mudah, hanya mendaftar di topik yang diinginkan dan kemudian secara berkala kita akan menerima berita-berita terbaru langsung ke inbox email kita. Selanjutnya kita kaji berita tersebut dan memolesnya menjadi artikel yang siap santap bagi pengunjung blog.

Surfing Perpustakaan Online
Saat ini banyak bertebaran perpustakaan online di jagad maya yang menawarkan topik-topik tertentu. Kita dapat dengan mudah memanfaatkan kemudahan ini dan menghasilkan rangkaian seri artikel dan (lagi-lagi) memolesnya, menjadikannya artikel yang sesuai dengan selera pengunjung blog.

Menulis Artikel
Ini adalah hal yang paling mendasar dalam blogging. Artikel, definisinya secara singkat, adalah komunikasi yang tertulis, baik formal maupun informal. Dan agar lebih efektif, beberapa poin penting yang mestinya dipertimbangkan untuk menulis artikel adalah:
>Topik
Pemilihan topik yang relevan pada blog yang spesifik sangat berperan penting, karena inilah yang terus berada di benak pembaca saat membaca sebuah artikel.
>Judul
Judul artikel menjadi kunci utama untuk menarik pengunjung agar mau membaca isi dari artikel. Dengan judul yang menarik, pengunjung akan merasa tertantang dan hupla..bersedia menyelami isi artikel lebih dalam.
>Konten yang Berkualitas
Konten yang berkualitas memegang peranan penting pada proses selanjutnya. Konten bekerja seperti pelayan yang menemani pengunjung untuk terus termotivasi membaca artikel dari awal hingga titik akhir. Selanjutnya, good landing. Pada titik ini pengunjung mestinya merasa dikenyangkan, baik dari segi pengetahuan maupun dari sisi emosionalnya. Dan bagi penulis, tentunya berharap dapat menepati janji untuk mengenyangkan pembaca, sesuai dengan judul yang telah dibuat.

Itu saja mungkin opini saya untuk menjadi seorang idol blogger. Bagaimana dengan sobat, ada yang mau menambahkan?

February 16, 2010

Saatnya Review!

Tak terasa seminggu lebih sudah saya nyemplung kembali ke blogosphere Indonesia. Sebelumnya saya mohon maaf pada sobat-sobat blogger yang dulu pernah terjalin kontak, karena berbagai hal (yang ga penting banget saya uraikan) saya tinggalkan sejenak. Sempat saya telusuri lagi keberadaan mereka, dan diantaranya ada yang masih konsisten seperti sobat Didiet, Blogger-Holic, dan Jmw, yang tetap keukeuh dengan sharing ilmu mereka tentang tips dan teknologi. Salut untuk kalian, guys. Ada juga yang tengah mengalami hiatus, belum update-update juga, ya mungkin senasib dengan saya, mencari sesuap nasi di dunia offline :) Pesan saya, segeralah kembali ke jalan yang benar sob..hehe just kidding.

Dan seminggu ini saya terasa reborn, terlahir kembali. Dengan semangat baru, template baru, kenalan dengan sobat-sobat baru yang wow, luar biasa. Juga ada hal yang ikut-ikutan jadi terasa baru, yaitu gaya menulis saya. Memang betul apa kata seorang penulis, bahwa menulis itu seperti talent yang harus terus menerus diasah. Sekali berhenti, kita akan kesulitan untuk menemukan kembali form yang pernah melekat. Yah, saya terima itu dengan dada selapang lapangan bola, sekaligus menerima tantangan tuk kembali menemukan form saya. Mudah-mudahan ketemu, kalo ga ya menemukan style baru kali :)

Ok, apaan yang di atas tadi? Aih, saya sudah kebanyakan omong ya :D Saatnya review!

Blog pertama yang akan saya review adalah blog sobat faicong. Ia menulis dengan topik general berbau religius. Dengan gaya bahasa yang enak dicerna namun penuh makna, seperti: sebentar sob, sudahkah sampeyan istighfar hari ini?, atau: hayo, masih pada hafal doa sebelum makan? Terdengar biasa, tapi bagi saya memberi efek pencerahan yang luar biasa. Kalau saya boleh bandingkan, ia seperti almarhum Gus Dur versi blogger muda :) Gaya santai, tapi menohok. Mantap.


Yang kedua adalah blog sobat Gus Ikhwan. Entah, saya seperti sudah kenal lama dengan sohib yang satu ini. Membaca blognya yang teduh, saya serasa dicekoki ilmu tanpa sadar. Gaya tulisannya lancar dan sopan, membuat saya betah berlama-lama nangkring disana. Dan seperti pepatah (versi wong cerbon): bari nangkring nyulut udud, saya banyak nimba ilmu dari Gus asal Temanggung ini. Semoga cita-citamu menjadi webmaster tercapai, Gus! Top.


Yang ketiga giliran blog dari sobat Henny Mulyono, seorang ibu yang menulis blog ber-slogan-kan: Berbagi untuk belajar, persahabatan dan keindahan. Ibu asal Balikpapan ini kerap menulis tentang tips-tips keluarga, seperti kuliner, pengalaman keseharian, juga artikel-artikel yang informatif. Dari beliau saya belajar banyak tentang gaya menulisnya yang santun, ter-plot, dan inspiratif. Salut, Bu :)


Cukup tiga blog dulu yang saya review untuk minggu. Saya ingatkan diri saya sendiri untuk me-review setidaknya tiga blog dalam seminggu, mudah-mudahan bisa lebih. Bukan hanya sebagai sarana mempererat persahabatan, namun ini juga sebagai salah satu challenger tool saya untuk terus konsisten ngeblog.

Blog sobat ingin di-review? Gampang. Sering-sering aja berkunjung kesini, otomatis saya akan sering berkunjung ke blog sobat, dan dengan itu saya akan lebih mengenal sobat :)

Have a nice blogwalking! :)