The New Beginning

Sejak awal bulan Agustus ini saya sudah dinyatakan tidak aktif lagi di badan litbang yang kira-kira tiga setengah tahun saya geluti. Sebenarnya sudah sejak 2 bulan lalu rumor tentang kebijakan baru itu terdengar, dan saya anggap itu bukanlah hal yang terlalu besar untuk dijadikan masalah. Karena, bukan saya menyombongkan diri, saya terkadang merasa terbebani juga dengan rutinitas pekerjaan di situ yang benar-benar 100% rutin, homogen, flat, nyaris statis. Bukan itu saja, terkadang saya juga butuh pekerjaan sampingan (yang pastinya salary-nya lebih), namun kebijakan instansi terlalu ketat dan terkesan arogan. Jadi, wajarlah kalau rumor kebijakan baru itu tidak saya indahkan terlalu berlebihan.

Namun cerita terus bergulir. Pada saatnya juga saya harus menerima kenyataan itu. Saya di-non aktifkan (meski kontrak saya seharusnya berakhir akhir tahun nanti) dan saya sampaikan terima kasih pada ketua divisi atas kerjasamanya selama ini. Dengan kepala tegak saya tinggalkan instansi itu dengan beribu rencana di kepala.

Setidaknya ada 2 proyek yang saya kerjakan saat itu. Kesemuanya tentang pengendalian banjir di pulau Timor. Saya fikir cukuplah untuk persiapan menjelang lebaran.

Setelah beberapa hari saya jalani hari-hari tanpa pekerjaan rutin ternyata aneh juga. Terasa ada sesuatu yang hilang.

Mungkin ini yang namanya episode baru dalam hidup...

Sudahlah, nanti saya lanjutkan lagi. Ini juga lagi nyoba-nyoba template baru, biar ga bosen :). Happy blogging, everyone!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Horor TOEFL

Dari pengalaman beberapa bulan kemarin, tes TOEFL sudah menjadi momok besar bagi P3 (Para Pendamba PNS). Meski sebagai tenaga harian (yang konon diprioritaskan) teuteup aja TOEFL masuk dalam daftar persyaratan. Skor minimal yang 450 seakan berada di ujung Himalaya, dan konsep instan yang dianut sejak nenek moyang kembali kumat. Kursus singkat digelar, dengan harapan dalam waktu sesingkat mungkin didapat hasil yang memuaskan. Ternyata time is louder than talk, masa dua bulan yang direncanakan, kursus cuma kuat satu bulan, tentu dengan absen peserta yang cemang-cemong.

Dan dari situ cuma ada satu pesan yang tersisa: be prepared for your future.

Ada yang mau menambahkan?

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Pasang Surut...Dimana Dikau?

Satu langkah lagi proposal TA akan segera disetujui. Fiuh, kerja keras selama sebulan ini sebentar lagi terbayar. TA yang berjudul: Analisis Pengendalian Banjir Sungai Salato dengan Metode Numerik menggunakan HEC RAS 3.1.3 ini saya harapkan rampung 3 bulan ke depan.

Ada perkembangan baru, berhubung kondisi batas di hilir belum pasti terdefinisikan, pembimbing 2 mensyaratkan tuk mencari info tentang kondisi pasang surut di lokasi penelitian. Ampun, padahal yang dimiliki sekarang cuma data primer selama 3 hari pengamatan, padahal minimal harus ada 15 hari pengamatan tuk menentukan elevasi pasang tertinggi. Saya coba ke bakosurtanal, dan (mungkin saya yang sudah kecil hati duluan..) data pasang surut itu susah banget di-load. Fiuh..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Refresh My Brain

Saat saya mengetikkan tulisan ini, di luar suasana mendung terus membayangi. Beberapa hari ini mendung di langit Solo seakan mengikuti jadwal tetap. Pagi hingga dhuhur matahari setia hadir, namun setelah itu, bagai mengikuti suatu ritme, arak-arakan awan kelabu sedikit demi sedikit menutupi langit Solo dari arah timur.

Mungkin terinspirasi dari awan mendung tadi, sesungguhnya saya juga harus punya jadwal tetap. Sebuah jadwal yang terus meneriakkan kata komitmen pada otak saya yang easy directed. Sebuah alat yang mungkin berupa to do list, coretan di kalender, atau sekedar tulisan di secarik kertas. Ini memang butuh trik. Mental manusia konon harus terus di update. Refresh your brain bisa jadi bukan dogma semata untuk sekedar menulis apa-apa yang harus dilakukan esok hari.

Yesterday was history, tomorow is a mistery. Do what you can do today..

Any suggestions?

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

3 Tahun Lagi Kiamat?

Saya sempet gak nafsu sarapan saat membaca Kompas edisi senin kemarin. Bukan karena baca berita pembunuhan massal, tapi di salah satu suplemennya mengetengahkan hal ihwal ramalan suku Maya yang menduga bahwa tanggal 21 Desember 2012 adalah saat berakhirnya riwayat alam semesta. Ampun..di kitab suci manapun belum ada informasi tentang itu koq bisa-bisanya suku yang katanya super jenius itu mampu memprediksikan akhir dunia? Dan itu adalah suatu siklus tetap selama 26000 tahun??


Jadi penasaran, nyoba surfing sana-sini, dan makin saya penasaran, saya makin merinding. Ternyata kehebatan suku maya bukan hanya isapan jempol belaka. Awalnya yang saya tahu tentang suku Maya ya piramida Kukulkan di Chichen Itza yang kesohor itu, yang katanya lebih pantas jadi the seventh wonder of the world ketimbang borobudur. Namun yang menakjubkan adalah kedoyanan mereka yang di luar akal sehat untuk mengutak-ngatik ilmu perbintangan, sehingga mereka begitu terobsesi oleh waktu. Dari tangan jenius mereka lahir kalender-kalender dan siklus, dari mulai siklus kehamilan hingga ramalan itu tadi..isu kiamat 2012..

Saya itung-itung berarti (kalau bener ni..), cuma tersisa kira-kira 3 tahunan lagi untuk kita bersiap-siap. Siap-siap ngapaiiin? Saya juga gak ngeh..

Punya pendapat lain?

Sumber gambar : 2012apocalypse.net

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments