April 19, 2010

Kapan Sebaiknya Me-monetize-kan Blog?

Ini sebenarnya sebuah pertanyaan terbuka untuk saya, dan mungkin juga mengena untuk sobat indonesianer. Mendapat penghasilan extra, maksud saya a real cash, dari aktivitas blogging bisa jadi memakan waktu yang tidak sedikit untuk memikirkan, menganalisis, dan yang terpenting: action. Hal ini pun bisa mempengaruhi mind set, karena yah blogging is blogging, meski idealisme non iklan masih jadi pegangan, toh gencarnya pemberitaan bahwa menghasilkan uang lewat blog itu gampang mau tidak mau terus menggoda kegiatan online kita.

Eh, apa tadi? Menghasilkan uang lewat blog itu gampang? Ya, banyak juga lho yang menjanjikan hal seperti itu, dan saya sempet juga beli bukunya. Seru, tapi kosong makna. Tinggal bikin blog, optimasi sedikit, copas artikel gratisan dan edit seperlunya, pasang adsense dan taburkan iklan-iklan, beres. Urusan loyalitas pengunjung, etika ngeblog, dan passion perkembangan kepribadian, jauh tersudut di nomer sekian ratus sekian.

Ironis? Sebetulnya ngga juga.

Pasti tahu kan gimana hebohnya seorang blogger remaja bernama Carl Ocab asal Filiphina yang sukses, dan kini jadi salah satu blogger acuan bagi yang ingin belajar make money online (saya ikut ngacung!)? Usianya saat mulai ngeblog baru 13 taun men! Ya, meski ada saja perdebatan masalah hoax atau tidaknya, tapi ia memang benar-benar eksis dan menuai sukses yang tidak sedikit.

Dan dari sekian postingan, tulisan tentang The Costly Mistake That Many Bloggers Have Committed adalah salah satu yang jadi favorit saya...
I see a lot of bloggers giving the tip “Traffic now, monetize later” then telling that it’s more important to concentrate on getting traffic and building readership first BEFORE you monetize your blog.

I don’t agree.

Yes it is important to get traffic and build a good relationship to your readers. But why not do it while monetizing your blog?
Menurut Carl, tidak ada salahnya untuk mulai memonetasi blog seiring dengan membangun traffic dan hubungan baik dengan pembaca. Adapun proses untuk menuju ke sana, dalam artikelnya disebutkan selalu ada sedikit pengorbanan dan kedisiplinan. Hmm yea postingannya terlalu singkat sih, tapi suer..videonya ajib banget :D


Ok, sebetulnya ngga ada masalah apakah blog kita berorientasi uang atau tidak. Karena kalau saya fikir konten masih yang utama alias content is the king. Seberapa pun dahsyatnya bisnis online yang ditawarkan, bila dipaparkan dengan konten yang tidak jelas ya sama aja: pengunjung bubar.

Tapi gini, untuk mengedepankan azas keseimbangan, ada baiknya juga jika kita melihat faktor-faktor alasan mengapa kita harus mempertimbangkan me-monetize-kan blog :

Online butuh biaya
Berapa kali kita bolak-balik ke warnet, cari hotspot-an dan berburu modem? Belum lagi waktu yang kita luangkan secara sukarela untuk sekedar mencari inspirasi bahan postingan, ngeblog, blogwalking dan surfing lainnya. Semua butuh biaya. Dan waktu, saya kira adalah yang paling krusial, karena tak bisa tergantikan.

Melatih kreativitas menulis
Berkomunikasi lewat tulisan, tentu berbeda dengan menyuarakannya secara langsung. Menulis butuh energi yang berlipat kali dari berbicara, karena di sini butuh ketelatenan, kreativitas dan kejelasan visi. Apalagi jika itu digunakan untuk mengkomunikasikan sebuah bisnis, tentu bakal beda jadinya jika dibandingkan tulisan untuk ajang curhat. Right?

Menjadi entrepeneur? Kenapa ngga?
Entrepeneur atau berwirausaha adalah pilihan. Di samping apa yang menjadi aktivitas keseharian kita, mendulang uang dari hal yang kita sukai merupakan sesuatu yang langka. Dan bila hal yang disukai itu blogging, berwirausaha lewat media blog bisa jadi opsi yang sangat tepat. Anak 13 tahun seperti Carl aja bisa, kenapa kita ngga? :)

Jadi...
Ketiga faktor di atas bisa jadi hanya sekedar opini. Memonetasi blog memang bukan perkara mudah, karena banyak hal yang dipaksa menjadi bahan pertimbangan dan selalu menjadi tema pro kontra di blogosphere. Disebut blogger matre lah, mata duitan lah, malahan Bang Hery dalam artikelnya menyebut hal ini sebagai racun dalam blogging. *waw*

Well, there's always a risk to take. Setiap sesuatu yang dikerjakan pasti ada resikonya. Bagi saya pribadi, sepertinya nothing to lose, alias ngga ada ruginya. Namun menemukan momen yang tepat juga masalah tersendiri, apakah traffic dulu lalu monetasi, atau berbarengan? Atau malah monetasi dulu, baru optimasi SEO untuk mendapatkan traffic?

Pendapat sobat?

(image credit: http://jembelisme.com/tag/blog-monetize)

66 comments:

siroel said...

hebat ya si carl...thx sharenya sob...

blogdunia said...

kalau menurut saya..
trafik memang lebih penting,
karena monetasi tanpa trafik kan percuma..?
tapi lebih bagus bebarengan asalkan jangan terlalu berlebihan, karena sebagian pengunjung menilai bahwa, blog yang ada iklannya adalah blog profesional.
sedangkan blog yang gk ada iklanya adalah blog amatiran, apalagi kontennya sedikit.

Sou Stalker said...

nah,ane demen nih ama yang ginian. Sebenarnya sih sah-sah aja gan,memonitize blog,malah bisa jadi penyemangat kan ? Iya dong,dengan hal tersebut,kita jadi semangat memperbaiki blog qta,( siapa sih yang gak mau "ngeblog dapat duit" ? ),tapi kembali lagi dengan tujuan awal blog tsb. Jangan sampai,karena obsesi memonitize blog,malah mengganggu isi blog itu sendiri dan mengganggu kenyamanan pengunjung. Iya gak gan ? ( awas kalo bilang enggak ! ) Hahahahaha. .

met siang ya gan !!

inge / cyber dreamer said...

thx 4 share
cuman memang aku sampe sekarang cuman menjadikan blog sbg pelampiasan buat hobby nulis ajah :D

inge / cyber dreamer said...

oia lupa mau bilang

have a great monday mas ^^

Darin said...

@blogdunia: wah berarti blog ini amatir ya, ngga ada iklan sih hehe. ok deh bentar lagi saya bikin profesional deh :D
@sou: betul betul betul. itulah pentingnya seni ngeblog saya kira. memadukan konten yg bagus sekalian dapet sesuatu :) mantep sob.
@inge: gpp nge it's ok, saya jg demen tulisanmu koq ^_^ great monday for you too.

Gus Ikhwan said...

Gus udah bulan januari lalu memonetizkan blog, dan udah banyak orderan tapi dari nluar dan lumayan per review US$ 5 tapi gus malah kurang dalam bahasa inggris, dan kalau menyewa penulis konten malah defisit dan ga ada pemasukan
mampir balik ya bang, ada postingan baru

satrya said...

Salam kenal ...
Kalo saya c mas, sya lebih mengedapankan dulu kontent kemudian traffic/SEO agar mengudang orang untuk menjadi pembaca setia blog saya.Itu hal yang menurut saya sudah cukup sulit, hal yang membutuhkan selain yang mas tulis di artikel yaitu konsistentsi.Setelah semuanya berjalan dan sdh memiliki pengunjung/pembaca setia barulah blog bisa mulai di monitisasi.Itu menurut pendapat saya y ...

Noor's blog (inside of me ) said...

Wah...saya sebenernya kepengen juga sih monetize blog, tapi karena waktu ngeblognya yang tidak teratur atau hanya mencuri-curi waktu...saya pikir hasilnya tak akan maksimal. Lagipula belum punya traffic yang bagus....

Makasih infonya...
Salam hangat & sukses selalu...

iskandaria said...

Mau mengomentari muatan artikelnya dulu ya. Sepertinya pada bagian pertengahan agak melebar atau kurang selaras dengan judul yang diangkat mengenai "kapan saat yang tepat atau kapan sebaiknya". Pada bagian pendahuluan/pengantar dan penutup sudah tepat sih.

Baru ke topik utama. Menurut saya, agar bisa mendatangkan uang kan butuh pengunjung. Setidaknya pengunjung tertarget (jika blognya bertopik agak sempit). Atau pengunjung dalam segmen yang lebih luas jika topik blognya beragam.

Nah, untuk bisa mendatangkan pengunjung, tentunya blog tsb. harus punya konten. Jadi poin pertama yang harus diutamakan dulu yaitu mmebangun konten (kuantitas dan juga kualitasnya). Dari konten yang sudah lumayan banyak dan juga berkualitas, pengunjung bisa mulai terbentuk. Entah pengunjung tidak loyal maupun (syukur0syukur) pengunjung loyal.

Nah, jika pengunjung sudah mulai terbangun/terbentuk, monetisasi akan bisa lebih efektif. Ingat hukum rasio. Tapi itu pun tergantung jenis monetisasi yang dipilih dan jenis pengunjung blog yang berhasil dijaring.

Kalo bermain di PPC atau adsense, maka trafik harian dan pageviews harian harus sudah lumayan. Minimal ratusan lah. Kalo affiliasi, yang terpenting pengunjungnya tertarget. Dan ini berkaitan dengan topik blog.

Tambahan lagi, menurut Medhy Aginta (pemilik blogguobe), ada istilah pilar CTPM (content, traffic, preselling, dan monetize). Jadi urutannya : konten dulu, trafik terbentuk, lakukan pre-selling, lalu monetisasi pun akan terjadi dengan mudah.

Begitu deh urutan prioritasnya.

Darin said...

@mas iskandar: masalah artikel saya sengaja melebarkan topik di tengah untuk sedikit menyinggung adanya anggapan bahwa mendapat penghasilan dari blog adalah gampang, itu saja :)
Ada pun advicenya, saya kira ini cukup mengena mas, apalagi mas Is sudah lebih berpengalaman. Terima kasih atas pencerahan masalah ini :)
Nah, terbukti mas medhy juga mengutamakan konten tuh. Berarti still, content is the king ya mas.

Wellsen said...

salam kenal, mas.. :)
menurut saya tentang ingin memonetize blog atw tidak, semua kembali lagi ke pertimbangan dan pemikiran masing2 blogger...tapi menurut saya tidak ada salahnya kita memonetize blog kita...sepanjang tidak merugikan org lain.. :)

Vicky Laurentina said...

Kalau saya bisa memonetisasi blog, pasti saya sudah melakukannya sejak kemaren-kemaren. Coz saya punya konten yang stabil dan pengunjung yang loyal.

Masalahnya, saya nggak suka cara-cara monetisasi yang pakai jurus review paid atau adsense itu. Harus menulis artikel yang "bukan saya banget", atau merayu pembaca buat menge-klik banner tertentu.

Apa nggak ada cara lain?

netmild said...

wah aklo aku gimana ya duh belon kepikiran seperti itu tapi seandainya jika blog saya salah satu saja mempunyai traffic dari SE 500 UV perhari BL bermutu dan PR tinggi mungkin kearah sana boleh jadi..hehehe ( blog yang bagaimana ) ??? ini dia

hendro-prayitno said...

mantap sob..tapi bagi saya bila berbisnis di internet kita harus mempunyai produk yang harus kita jual..dengan mengunakan blog bisa menjadi efektif...tapi lebih efektif lagi pemasaran di social media seperti,,facebook,twiter, dll. Karena yang membeli produk adalah manusia yang jelas banyak di social media...seperti kata bill gates tentukan lokasimu sebelum kau memulainya...

Darin said...

@wellsen: salam kenal kembali. setuju bro, sepanjang tidak merugikan yang lain ya :)
@vicky: banyak caranya, dan saya juga masih belajar menyelami hal itu vick :) masalah metodenya memang relatif. bisnis review bagus tapi ya tentu konsekuensinya begitu.., ngga bisa menyuarakan tulisan yang 'kita' banget :)
@netmild: nah jadi menurut sobat, traffic dulu ya baru monetasi? kalau berbarengan gimana ya? :)

Saung Web said...

Pencerahan yang bagus nih buat cari recehan di dumay

Link Tea said...

Mulai belajar monetize juga ah.. lumayan

Herdoni Wahyono said...

Kapan sebaiknya me-monetize-kan blog ? Tentunya setelah blog dan pemiliknya siap untuk itu. Jadi sepertinya berjalan secara alamiah. Betul sekali, semuanya membutuhkan pengorbanan dan kedisiplinan. Trims sharingnya yang menarik sobat.

Darin said...

@hendro: itu juga bisa jadi pilihan sob :)

U-marr said...

susah mas kalo saya untuk memonetize kan blog, soalnya terbukti, saya daftar ke berbagai broker paid review kayak buyblogreview, blog vertise, dan lainnya hsilnya nihil, saya gak pernah dapet job, dan pada saat saya ng-bid gak pernah di approve. padahal trafic saya sudah lumayan, dan PR juga bagus. kenapa yah?? apakah itu smua karna usia blog saya yg masih muda (baru 2 bulan)??

jd dngan hal itu, saya mulai skarang mau konsen ke ng-blog dulu, mungkin kalo nanti blog ini sdah berusia 4 bulan atau lebih saya akan memonetize kannya.. :)

ajie said...

bener tuh

Ratasoe said...

Weuh..rame bgt mas darin yg koment , pnjang2 lg. Ane xmak aj dh dr td ane bc artikelx. Ajib dh mas darin..trims ya dh share ..sukses sll ;-)

aisyah muna said...

apapun itu..
yang penting
semangat nge-blog..
cayyo blog indonesia..
^___^

soewoeng said...

sebelumnya tanya dulu bos.... arti monetazi itu apa bos? gaptek nih
suwer ewer ewer diriku gaptek bos

koplak said...

blogku di monetize ngak ya?

kharis sulistiyono said...

betul banget, memonetize blog ternyata sulitnya minta ampun.... sebelumnya aku kira semudah membalik telapak tangan, e ternyata sama sekali tidak. Dibutuhkan banyak efford dan waktu luang. Jika aku ditanya kapan memonetize blog, menurut aku adalah ketika kita udah siap dengan segala persiapannya meliputi blog bertrafik tinggi, PR tinggi, dan konten yang berkualitas.

lyna riyanto said...

me-monotioze-kan blog?
kayaknya ngga dulu Mas
bagi sya, tidak akan mengerjakan sesuatu jika tidak sungguh-sungguh dan untuk sungguh2 harus perlu waktu. Karena ada beberapa hal yg harus menjadi fokus utama

tentang ulasannya... mantap!!
:)

Sudino Dinoe said...

Saya udah mas, walau hasilnya masih kecil namun jadilah untuk sekedar belajar-belajar...he..he..he..

secangkir teh dan sekerat roti said...

sejauh ini saya belum kepikiran buat bikin blog bisnis.. :)

blog sederhana said...

saya juga lagi nyoba jadi entrepeneur sob, doakan saja yaa, semoga sukses :D aminn

megi said...

pingin memperbanyak pengunjung dulu deh sob, klo udah rame kan bisa lebih mudah :p
tp gimana yah agar rame pengunjung ??

alkatro said...

referensi + ulasannya mantab banget mas :D

Jiox said...

maaf kepencet.. yg real dpt dolar review+ jual text link. kl pasang iklan gog ads atau kb, sekalipun blognya rame tapi gada visitor yang ngeklik iklan, kita ga dapat dolar juga, halah malah curhat .. :D

ica said...

Wah artikel yang bagus nih..
Sayapun tergoda untuk dapat menghasilkan uang di blog.. tapi boro2 ke sana ... kontent blog saya masih naglor ngidul gitu hehhhee

I2 said...

Sip.... Niat ada tapi action belum2 juga nih :)

richo said...

aku niat pertama ngeblog emang pgn nyari duit, saking buru2nya blog baru pun aku hajar tapi ternyata ga ada hasile, untuk sekarang di rem dulu biar bener2 siap buat di ajak tempur dulu heheh

rizal said...

nice artikel, bagi ngeblog adalah caraku untuk menghilangkan segala kejenuhan dan realita kehidupan, dulunya memang aku tidak mempermasalahkan berapa banyak orang berkunjung atau seberapa traffic blog ku, namun kurasa ini adalah bagian dari pelajaran dalam blog dan sangat menarik...
dan jika merasa mampu untuk menduitkan bog so tidak ada salahnya

arsumba said...

hmm.. bener mas.. memonetize kan blog itu sah-sah saja asal konten juga diurus.. hehe..
dan satu hal lagi.. ternyata bener, ndak gampang memonetize blog.. banyak sekali liku2 nya ndak semudah yang diucapkan olang2 tuh..

Bahauddin Amyasi said...

saya pikir idealisme memang tidak harus berjauhan dengan uang. apa salahnya jika dengan menulis lalu kita dapat penghasilan?

Tapi ya, seperti dikatakan Mbak Vicky di atas, dan sudah dijawab oleh Mas Darin, kita hanya perlu melakukan modifikasi tulisan agar tidak jauh-jauh amat dari" gua banget". Nah, di sini hanya persoalan tujuan bloggging aja kan?

Solusianya kita bisa buat blog khusus untuk persoalan bisnis-membeisnis ini. 'Selesai' sudah persoalan psikologi menulis-nya.

Sedangkan mengenai urutan priorotas, saya pikir konten memang nomor wahid. Terbukti, bahwa saya berkomentar di blog ini 'sok analitis' karena kontennya memang menarik. Dan, tentu khas Mas Darin...

Conetnt is the king, kata Mario Gercia..
SUkses untuk Mas Darin...

♥ria♥ said...

kalo aku online ga butuh biaya
karena online numpang sama kantor hehe gratisan

Arus Rasyid said...

Pernah juga kepikiran untuk memonetize blog. Malah jujur saya sempat "nawarin" ke salah satu adsense. Tapi ditolak, alasannya panjang. Tapi intinya, blog saya belum punya banyak pengikut dan komentarnya masih amat dikit. Jadi sekarang, meski masih nganggap monetise perlu, tapi saya lebih fokus bagaimana bisa bikin postingan yang bagus. Soal biaya nge-blog sekarang, saya korupsi dikit (moga-moga dimaafkan KPK ya), gunakan fasilitas kantor he he he...

fai_cong said...

aku gak komen kang.
aku mau minta kopi kang.
huhuy....

kang tejo said...

wah2 tambah mantap aja ni mas analisinya..
klo saya g begitu ngoyo tuk cari duit lewat blog..
dulu awalnya buat blog pengen dapat duit tapi sekarang pengen tulisan saya dibaca n da yg koment itu saja..

agungaritanto said...

menurut saya memulti fungsi kan blog ga ada salahnya asal kita aja sebagai adminnya bisa enjoy

santet said...

yup setuju sama di atas

gayuh said...

sungguh cemerlang... makasih banyak sob

attayaya said...

pokoke monetize, trafik, bisa sejalan
mantaaaaaaaaap

Abdul Malyk said...

memonetize blog..
sepertinya belum waktunya bagiku..hehe..

nice share sob..

Daftar blogger Indonesia said...

Wah gan artikenya bermanfaat...!
Kalo saya seh cuek bebek aja..., Tujuan ngeblog saya ada 2 yang paling utama. Cari sahabat sebanyak banyaknya dan car informasi sebanyak banyak nya semuanya berpacu pada satu titik nbantinya...
Ujung ujungnya perut juga,.... hihihihihihi

genial said...

kegiatan ngeblog emang bisa sedikit keganggu sama masalah satu ini :(.. jatuh bangun?!?! pastinya... si carl hebat iia :)

Hendro-Prayitno said...

sudah saya kirim artikelnya mohon di cek emailnya..

Sudino Dinoe said...

Ayo berburu dolar..rasakan sensasinya..he..he..he.. Met sore mas..

Bang Dje said...

Memang tidak ada patokan pasti. Akhirnya hanya kembali kepada pertanyaan, sudah cukup layak atau belum ? Dan hal ini juga kembali kepada masing-masing untuk mencoba. Sulit yah ...

NanLimo said...

Backlink iS The King, Content is The Quen.. ehehhehehe... begitu kata Om Cosa ... :D
masalah buku yg bg baca itu emg sampah... dodol itu.. enaknya di kunyah lalu di sembur... jihahhaa... kayak lagi Dangdut si ALam aja...
blogger matre itu racun? mnurut saya tdk.. yg racun itu yg membuat opini blogger terhadap make money online mnjadi negatif.
@satrya n @iskandaria, gw stuju ama loe sobt, SEO takan terlepas dri make money online, dgn seo kita bisa mndatangkan trafic, klu itu tlah dipenuhi, maka klu berminat segeralah meraup untung dri blog :D ok dech itu dulu celoteh sy yg tak berbobot ini bg.. Salam Bertuah!

Ferry Prima said...

tidak selamanya monetasi blog sesuai dengan kepribadian blog. saya ambil contoh blog saya, sebuah blog personal (banget) yang isinya fokus pada tuangan kreativitas menulis satu manusia. tidak lebih.

akan cocok bila kita punya niche khusus, misalnya saya bikin blog yang bercerita soal sepakbola wanita :) tapi intinya, saya masih enggan udan masukin iklan-iklan ke blog pribadi saya. udah ga cocok, jelek pula jadinya :D

tapi tak disangkal, saya meman punya beberapa blog lain khusus untuk dimonetasi :P

aldy said...

Mas Darin,
Saya jujur tidak bisa menjawab masalah ini. Blog yang saya kelola saya jadikan pembuang stress saja. Untuk saat ini itulah imbal balik yang saya dapatkan.
Sementara saya merasa cukup dan tidak tertutup kemungkinan pemikiran ini akan berubah satu dua bulan kedepan.

Bung Eko said...

Bung, jauh dari kata promosi nih, mungkin ada baiknya Bung membaca buku pertama yang berjudul 7 Langkah (Mudah) Mencari Uang lewat Blog. Dulu waktu naskah buku itu saya masukin ke penerbit, editornya bingung. "Kok pembahasan mencari duitnya cuma di bab 7?" katanya. Terus saya jelaskan kalau mencari duit di blog itu bukan cuma perkara menempel kode iklan, tapi sebuah proses panjang terkait pada perjalanan blog itu sendiri.

Ah, padahal saya cuma mau bilang kalau saya setuju dengan pendapat bahwa make money blogging itu bukan cuma perkara memasang iklan di blog. ^_^

Darin said...

bung eko, saya padahal dari dulu naksir banget tu buku. tapi berhubung belum jadi top komentator di blog bung, jadinya tertunda terus nih hehehe *ngarep*
make money blogging bukan perkara memasang iklan? terus apa ya ^_^, jadi pengen belajar banyak nih :)

fatchur said...

salam kenal mas... kunjungan balik
sementara saya belum tergerak memonitize blog. kenapa yah... saya sendiri tak tahu.

Land of Oase said...

Seru sob... baca artikel dan komen2nya... nyandu.com, hhohohooho...
Sedikit share ajah, saya bikin blog bulan februari 2009, dan di bulan itu juga saya monetize-kan... dorongannya cuma satu saja; PENGEN TAHU. Ga tau rasanya kok meronta aja kalo ketemu sesuatu yang baru, pengen nyoba.com. Dan kebetulan ga sulit, tinggal klik dan klik aja, akhirnya terlanjur deh hahaha...
Trus selama me-monetize-kan nih blog... banyak pengalaman seru, kadang senyum2 sendiri... ada 2 postingan di blog saya yang "di-mbayar", rada aneh sih tulisannya hahahah... saya juga ga "sreg" banget, tapi sa sud... biar-lah... itu jadi jejak..
Soooo.... monetize or not sama seperti no or do follow... semua terserah anda... plus minus pasti ada... show must go on...

xdaddy said...

Memang repot kalo urusan memonetize blog. Mau cepetan dapet duit, traffic belum ada. Ngejar traffic juga gak cepet dapat duit. Tapi Yaro Satarak bilang kalo motivasi ngeblok adalah duit, maka dalam 3 bulan pertama blogger sering kolaps. Menurut logika saya dan berbagai informasi yang saya peroleh, langkah pertama adalah personal branding dulu kaya mas Darin ini. Kalo udah gitu traffic kan tinggi, baru monetize. Mas Darin, saya boleh berguru ke sampean opo ora?

Darin said...

@xdaddy: pertanyaan terakhir bikin saya bergidik..hehe. Kalau saling support boleh lah, tapi berguru? Wah saya ga bisa menjawab nih :) Email aja oks :)

Dwi Wahyudi said...

Sebenarnya memonetize blog hanya sekedar iseng aja sih, ngga pernah yg kayak gimana gitu. Ya syukur2 bisa dapat buat nutup biaya langganan internet tiap bulannya, ama sedikit untuk ngopi2 di hotspot menurutku udah Alhamdulillah. Hehehe...

Darin said...

@dwi: iseng-iseng berhadiah, gitu ya maksudnya sob? hehe. mantap tuh, lanjutkan! :D

semua-tutorialku.blogspot.com said...

makasih kk atas info nya!
sangat bagus dan bermanfaat sekali,,

thanks! :)

Post a Comment