June 24, 2010

Saya Ngeblog Maka Saya Bersyukur

Oleh blogger tamu: Iwan Riswandi | landofoase.blogspot.com

Ah, sepertinya belum lama rasanya saya ngeblog, tapi hari demi hari saya makin bersyukur, karena tak terasa ada hal yang bertambah dalam kehidupan ini, yaitu jadi nambah kawan, kegiatan dan pengetahuan. Dulu, saya bisa dibilang rajin banget menulis walaupun sekedar ngikutin mood, yang kadang muncul kadang juga tidak. Tapi frekuensinya cukup lumayan, sampe-sampe dinding pengumuman kantor pun jadi arena tuk melampiaskan uneg-uneg, pikiran, atau sekedar humor yang gak lucu :D

Kenapa ngga di buku aja nulisnya? Itu dia. Buku saya kira media yang bagus, namun perlu waktu yang tidak sedikit untuk publikasi dan tetek bengeknya. Sedang menulis di media umum, tulisan bisa langsung dibaca , dikomen, dikritisi atau sekedar diplototin *hehe*. Dan saya ketagihan kalo udah dikomen, baik pro atau kontra. Asli nagih! Pernah saya menyodorkan beberapa tulisan kepada salah satu penyiar kampus, dan dia bilang: "Bagus, tapi bikin gua pusing bacanya" *hahaha* Pengalaman itu membuat saya geli sendiri, karena kadang kesel juga kalau ada yang bilang tulisan kita jelek. Tapi syukurlah, saya ngga kapok :)


Nah sekarang, ruang untuk berekspresi atau sekedar corat-coret sudah dimediasi dengan salah satu media online paling heboh saat ini, yaitu web-log atau lebih dikenal dengan istilah blog. Lewat media ajaib ini, kemungkinan karya tulisan kita dilihat oleh dunia tentunya lebih besar, dan yang paling penting banyak yang gratisan! Disini, siapapun bisa jadi siapa saja atau apa saja. Mau jadi nothing atau something juga bisa. Mau become a zero atau hero pun silahkan. Pokoknya suka-suka pemilik blog deh.

Dan blog bukan hanya menawarkan kemudahan dalam berekspresi, namun juga memberi satu kesadaran dalam diri pribadi bahwasanya kita harus lebih bersyukur. Saya berargumen lewat perbandingan dengan apa yang dialami oleh ketiga tokoh favorit saya :

Pramoedya Ananta Toer. Hidup di jaman dimana menulis dan menyuarakan pendapat itu dilarang, pena dan kertas pun sulit didapat. Namun beliau tetap menulis, menulis dan menulis. Hingga ketika dipenjara pun beliau tetap menulis. Hasil karyanya terus mengalir hingga bisa menembus tembok penjara, bahkan diterbitkan di luar negeri. Saya? Hidup dijaman bebas dengan segala kelimpahan dan kemudahan. Maka saya beryukur.

Tan Malaka.Ia penulis visioner dijamannya. Dia selalu diburu untuk dibunuh hanya karena tulisannya. Tapi ia tetap menulis hingga akhir hayat. Saya? Siapa yang bisa melarang? Tak ada. Saya mestinya makin bersyukur.

Joane Kathleen Rowling. Sebelum sukses dengan Harry Potter, ia adalah penulis yang terlunta-lunta, ditolak disana-sini, dan diketawain banyak penerbit. Tapi dia tak menyerah, dia tetap menulis. Saya? Belum pernah ngajuin ke penerbit aja ngapain jiper duluan? *haha*

Menulis, menulis lagi, menulis ketika ada ide, menulis ketika tidak ada ide, menulis ketika mood, menulis ketika tidak ada mood, menulis terus, menulis setiap hari, dan jadikan menulis kegiatan sehari-hari. Itu yang sebisa mungkin saya lakukan. Berkunjung ke blog teman pun dapat dijadikan obat mujarab, karena bisa jadi akan menemukan resep menulis yang kreatif dan jitu seperti yang saya baca berulang-ulang di blog indonesianer ini :)

Dan kalau masih juga susah untuk menulis, bersyukurlah sobat masih bisa membaca tulisan ini dan masih bisa memberikan kebahagiaan kepada pemilik blog sekaligus menjalin tali silaturahmi antar blogger. Bersyukurlah sudah punya blog walaupun apa adanya, karena - whatever they said - blog Anda adalah karya terbaik Anda!

Jadi, apa yang sobat lihat dari proses ngeblog hingga sobat bisa lebih bersyukur?

Ingin menjadi blogger tamu di blog ini juga? Klik tab guest blogger untuk lebih jelasnya :)

(image source: http://harrisonvesey.wordpress.com/2009/05/11/my-thoughts-on-blogging/)

25 comments:

inge / cyber dreamer said...

Bersyukur bgt krn lewat blog, selain bs nyalurin hobi nulis yg g jelas ampe ketemu banyak orang *walau belum ketemu langsung* dan mendapat bnyk ilmu....

inge / cyber dreamer said...

Yihaaaaaa... Nomer satuuuuu *jejingkrakan*

Harry said...

benar gan, setuju banget.. saya juga mulai ngeblog dari bulan november 2009 lalu, semenjak itu saya mempunyai banyak teman, meskipun hanya di dunia maya, tapi banyak ilmu yang bisa saya dapatkan dari sahabat dan teman blogger saya tersebut..

Salam kenal gan, berkunjung ke blog saya juga ia, hehe..

siroel said...

betul3x...ngeblog itu banyak bgt manfaatnya...

jadi, sekarang saya harus berani meulis apa pun itu ya???ok deh...

saka said...

sungguh menyebalkan kalau menyuarakan pendapat dilarang, seperti larangan untuk bernapas

Herdoni Wahyono said...

Dengan ngeblog kita dapat mengekspresikan perasaan dan pikiran secara bebas tanpa batas. Tentunya tetap perpegang pada rambu-rambu sosial, agama, hukum dan etika. Trims sharingnya sobat. Salam sukses.

NURA said...

salam sobat
sama mas, saya juga bisa ngeblog bersyukur.
karena tulisan saya bisa untuk berbagi cerita dengan orang lain serta bisa buat kenangan saya , selama tinggal sementara di negeri orang.

aryadevi said...

sebagai wahana pembelajaran dalam mengekspresikan diri, terlihat dalam bentuk tulisan,gambar, template, warna dsb-nya... sehingga akan terlatih dan terbiasa...bersyukur bisa menjadi penulis mandiri nantinya ^_^

salam blogger ^_^

attayaya said...

mulai lah dengan 1 huruf
lanjutkan
yihaaa

duniaku said...

saya juga bersyukur bisa ngeblog,nambah temen,nambah pengetahuan.. :D

aldy said...

Saya hanya berprinsip sederhana, saya tidak pernah perduli, apakah tulisan yang saya buat menarik atau tidak bagi yang baca, karena tujuan saya membuat blog adalah melepas kepenatan dan menumpahkan uneg-uneg tanpa ada yang melarang sepanjang tidak menyangkut dan meyinggung orang lain.

anak nelayan said...

saya juga bersyukur bisa ngeblog

Bayu Lebond said...

bukan urusan gue orang mau bilang apa tentang gw...terserah orang mo pikir apa. yang penting gw gak melanggar norma agama. terserah orang mo bilang apa.yang penting gw gak melanggar hukum negara...itu yg gw pegang bung

AISHALIFE-LINE said...

Betul,lewat blog,selain kita seenak perut menumpahkan segala uneq-uneq,juga menambah banyak teman.Selain itu menjadikan diri kita seakan-sekan penulis terkenal hehehe.Semangat bro.

TUKANG CoLoNG said...

iya, kita seharusnya bersyukur diberi kesempatan untuk ngeblog. banyak orang yang gag seberuntung kita. banyak keuntungan yang kita dapatkan dari blog.

ToPu said...

Yupz, apapun itu keadaannya harus kita syukuri sob.....

Ferdinand said...

Setuju Sob...aku juga bersyukur bisa Ng'blog....bukan cuma nambah temen tapi dari Blogwalking ke BLog orang kayanya lama2 bahasaku bisa lebih baik he.....Semangat N Happy blogging Sob!!!

Aristides Fariz said...

thanks udah mampir ke blog saya
salam kenal juga :)

Agung Prasetyo said...

Berarti mas udah ketemu passionnya. mantap mas!

ARUS RASYID said...

Sama gan, saya ngeblog juga karena banyak unek-unek yang tak tersalurkan di media lain. Malah soal ditolak penerbit (waktu itu saya ngirim naskah novel anak-anak), udah saya alami. Jadi di blog, tak pernah ada penolakan, suka-suka he he he...

Operasi Vagina dan Resikonya said...

saya ngeblog karena bisa belajar dan berbagi dengan sahabat - sahabat yang lain

Djoko said...

Ya boss, dengan ngeblog bisa menyalurkan hal yang menarik serta berbagi dengan teman lain

Elsa said...

ya bisa ngeblog emang patut disyukuri yaa
artinya bisa menyuarakan isi hati

tapi kadangkala, kalo lagi nulis sesuatu yang negatif dikit aja, pasti dikritik habis habisan..

so ngeblog ternyata juga ada batasan dan aturannya

Akiyo said...

hha ... benar ituu

Anak SD said...

Kunjungan balik. Artikel yang bagus...

Post a Comment